Alat musik tiup tradisional batak

Alat musik tiup tradisional batak ada beberapa jenis dan masih dipergunakan sampai pada saat ini,walaupun dijaman modern tetapi tidak dilupakan oleh masyarakat batak sebagai warisan leluhur yang terjaga dan digunakan sampai saat ini apabila ada upacara adat ataupun dikombinasikan dengan alat musik modern untuk hiburan.batak khususnya batak toba memiliki alat musik tiup yang khas yaitu : Sarune (aerophone double reed). Alat musik tiup sarune biasa digunakan pada saat acara gondang bolon,cara menggunakan sarune tersebut adalah dengan cara ditiup secara terus menerus tanpa berhenti yang dalam bahasa batak toba dikenal dengan istilah “masiulak hosa” atau meniup sambil bernafas tanpa putus-putus (circular breathing) yang pada pelaksanaannya pemain musik meniup sarune sambil bernafas melalui hidung.butuh keahlian khusus untuk dapat memainkan sarune tersebut.dalam sebuah gondang bolon,sarune yang dimainkan hanya satu buah saja oleh seorang pemain musik yang dikenal dengan istilah parsarune.sarune dalam hal ini sarune bolon (aerophone double reed) berfungsi sebagai pembawa melodi utama.sarune sendiri terbuat dari bahan kayu yang dalam pembuatannya dibagi beberapa bagian,1). bagian ujung sebagai sumber bunyi (reed), 2.) bagian tengah sebagai lobang nada, 3.)Pangkal ujung sebagai resonator.agar sarune menghasilkan bunyi yang sempurna ,digunakan daun kelapa yang dilipat dan kemudian dimasukkan kedalam pipa untuk meniup sarune tersebut. selain itu ada juga dikenal alat musik tiup bernama sarune etek(shawn).etek=kecil.jadi kalau disederhanakan menjadi sarune kecil.merupakan instrumen pembawa melodi yang memiliki reed tunggal (single reed).bahan pembuat sarune etek adalah bambu dengan panjang 12...

Read More